Halaman

16 June 2007

Bekerja tanpa bekerja



Oleh : Amri Knowledge Entrepreneur

Bekerja tanpa bekerja Marilah kita dari hari ke hari menimati bekerja tanpa bekerja, yaitu kita tetap saja bekerja keras dalam menghadapi hidup dan menghidupi keluarga, namun jadilah penikmat bekerja tanpa harus bekerja.

Bagaimana caranya, bekerjalah dengan target yang sangat tinggi, namun bermain-mainlah dalam mencapai target tersebut. Bermain-main disini, bukan berarti bekerja tidak serius, namun menikmati pekerjaan dengan kegembiraan dengan penuh permainan.

Kalau temen-temen bekerja di kantor sebagai karyawan, maka mintalah izin agar bisa membawa foto keluarga, membawa boneka, atau apa saja yang bisa menyemangati kehidupan kerja dan kehidupan keluarga.

Bagi temen-temen yang bekerjanya di rumah, maka ciptakan suasana rumah penuh riang, jangan terjebak pada tempat bekerja pada ruangan tertentu. Kalau perlu, bawa laptop ke dapur, bisa sambil render data, juga menghidupan pengering mesin cuci, atau apa saja yang membuat kita semakin produktif walaupun selama duapuluh empat jam perhari tetap berada di rumah.

Bahkan, sering-seringlah menemui teman bisnis atau membangun jejaring bisnis, jangan terlalu formal, bisa di mall, bisa diperempatan jalan tertentu, bisa di toko buku atau tempat mana saja yang positif dan memungkinkan untuk membangun jejaring bisnis.

Kalau perlu, jangan terjebak meja-meja kerja, sebab itu akan menghalangi terobosan-terobosan pemikiran kita. Kalau pikiran kreatif kita terlalu banyak gangguan sekat-sekat tempat kerja misalnya meja kerja, tempat kerja, atau apa saja, nanti ide kreatif kita akan menjadi tersumbat.

Ingat, kita bukan kuda, yang kemana-mana memakai kacamata kuda, agar melihatnya lurus ke depan. Kita, adalah manusia kreatif, kanan kiri banyak peluang, maka jangan sampai peluang itu terlepas begitu saja, hanya gara-gara berkacamata kuda, yaitu tidak pernah melihat peluang alternatif.

Sahabat CyberMQ

Hidup memang harus bekerja keras yang cerdas, namun jadilah pekerja keras yang cerdas tanpa harus kehilangan kegembiraan hidup. Sebab, hidup ini indah, maka nikmati pekerjaan sebagai bagaian dari kehidupan yang indah.

Berani hadapi tantangan bekerja tanpa bekerja !!! Bagaimana pendapat sahabat ???

08 June 2007

Dari Mana Harus Kuawali?

Aku yang terus berusaha untuk memperbaiki diri ternyata masih dalam kebimbangan. Aku sadari semua ini karena kejauhanku dari Allah Yang Maha Menguasai diriku. Sebagai orang yang terbiasa dengan agama hari-hariku terasa sangat berat ketika aku mulai jauh dari ajaran-ajaran Islam. Aku sekarang harus memulai segalanya dari awal agar hidupku lebih indah dan bermakna.

Hal pertama yang aku rasa perlu aku perbaiki adalah shalatku, ya kualitas sholatku harus aku tingkatkan lagi, termasuk shalat-shalat sunahnya. Kemudian, setelah itu aku harus terus menambah input tentang tauhid agar aku semakin mengenal Tuhanku, Allah Azza wajalla. Karena dengan demikian maka hidup akan tambah semangat.

Setelah itu aku harus terus meningkatkan pemahamanku terhadap sunah-sunah nabi Muhammad SAW, karena dengan demikian hidupku pasti akan mendapatkan berkah.

27 May 2007

Kenanganku


MAN CILILIN KELAS III IPA TAHUN AJARAN 2005/2006
Ini merupakan foto kenang-kenanganku bersama teman sekelasku di MAN Cililin Bandung. Foto ini merupakan hadiah dari Pak Agus Budiono M.Ed dan Mrs. Clerk. Ini merupakan salah satu obat disaat aku kangen kepada teman-teman tercinta dan bapak guru yang sangat kami cintai.
berikut nama-nama mereka dari kiri ke kanan:
Euis Sulastri, Enung Kartini, Een Nuraeni, Endah Fajarwati, Winna R Utami, Dinah Khoerunnisa, Sifa Fauziah, Reni Amelia, Indah Nurul, Siti Hazar, Endah Nurdaniah, Siti Marliani, Vira, Ena, Nenden S Ningrum, Santi N, Ai Remayanti, Elsa R, Mas (may) Ayum, Ani, Komara Nuriman, Ahmad Solihin, Kamaludin, Toni Jamaludin, Acer I, Baban Is, Asep SI, Mrs Clerk, Bpk Agus Budiono, Ade Romdon, Arif Rahman H, Naim, Saeful AB, Jaman N, Yoga, Ardiansyah A (tidak hadir)