Halaman

15 March 2008

Panduan >>semua butuh Panduan

Jika kita berada pada sebuah perjalan yang jauh dan belum kita ketahui rutenya, maka kita membutuhkan panduan. Apakah itu berupa peta, ataupun navigator yang memberitahukan setiap seluk beluk mengenai perjalanan tersebut. Dan sepertinya semua segi kehidupan membutuhkan hal itu.

Ketika kita sekolah dan mengalami kesulitan dalam memahami pelajaran maka kita akan membutuhkan panduan baik itu berupa buku ataupun penjelasan lebih lanjut dari guru atau orang yang lebih tahu. Ketika kita inginkan hidup yang bahagia maka kita harus memiliki panduannya berupa ilmu untuk menghadapi permasalahan yang membuat hidup kita tidak bahagia.

So semuanya membutuhkan panduan jika memang kesuksesan yang kita inginkan. Lain halnya jika kita tidak mempedulikan akan hasil yang kita capai. Kita akan melakukan sesuatu dengan serabutan, asal garap saja. Tidak memenuhi standar dan protap yang memang harus dijalani.

Ketika kita di akhirat nanti menginginkan syurga yang Tuhan janjikan, maka kita harus mau mematuhi semua panduan-Nya yang ada di dunia ini. Panduan yang dicontohkan oleh utusan-Nya, wahyu yang diturunkan, dan para penerus dari utusan Tuhan tersebut. Jika tidak, maka jangan harap mendapatkan syurganya Allah.

Intinya, semua hal pasti butuh panduan -apapun itu. Walaupun hanya berupa naluri manusiawi.

12 March 2008

pengalaman

Hari ini aku mendapat lagi pengalaman yang sangat berharga. Mungkin bagi Anda pengalaman ini tak begitu berarti tetapi lain halnya denganku.

Hari ini adalah pertama kali aku naik busway dan pertama kali aku naik lift. Betapa tidak hal itu sangat berkesan pada diriku dan membuat bertambahnya pengalamanku. Lalu aku pun pertama kali pergi ke kota, Jakarta Pusat. Aku merasa senang dengan semua itu, karena semua seakan begitu lancar dan tak ada hambatan.

ngomong-ngomong tadi di busway aku melihat sebuah sepeda motor yang tergilas oleh busway. entahlah, apakah pengemudinya mati atau tidak yang jelas motornya sudah berada tepat di bawah busway. Seram kan.

Ya begitulah banyak kenikmatan yang aku rasakan ketika aku naik busway tetapi ada juga yang membuat tak nyaman, yaitu masih banyaknya kemacetan yang sebenarnya tidak perlu menimpa busway karena dia punya jalur tersendiri.

Kendaraan pribadi yang menggunakan jalur khusus busway begitu banyak, sehingga mau tidak mau busway harus berjalan di belakang kendaran lain yang sudah barang tentu mengurangi kecepatan yang pada akhirnya keterlambatan yang mungkin merugikan bagi banyak orang yang memburu waktu.

>>Refleksi<<

Setiap kejadian pasti ada hikmahnya, apapun itu. Asalkan, kita mau berpikir jernih dengan dibarengi jiwa atau hati yang jernih pula.

Setiap hari, selama kita hidup pasti akan ada kejadian yang baru. Baik itu memberikan kesan yang mendalam atau biasa-biasa saja. Kejadian-kejadian yang kita alami tersebut terus bertambah dan terakumulasikan menjadi sebundel pengalaman yang nantinya akan kita gunakan, baik kita sadari atau tidak.

Seperti halnya ketika kita pertama kali naik busway di kota megapolitan Jakarta, atau pertama kali naik lift di gedung percakar langit. Hal itu sepertinya biasa-biasa saja, tak ada yang istimewa. Padahal, kalau kita adalah orang kampung, daerah yang jauh dari keramaian kota maka hal itu adalah sesuatu yang sangat berkesan dan mungkin sesuatu yang tidak akan terulangi lagi di lain waktu karena hanya sekali-kalinya.